Siapa Lebih Unggul?? Indonesia atau Malaysia??

            Apa yang akan terjadi jika Indonesia berperang melawan Malaysia?? Pasti banyak orang Indonesia yang akan menjawab, “Tentu saja Indonesia menang!!”. Begitu pun sebaliknya, jika pertanyaan ini kita berikan kepada orang Malaysia, mereka pun akan menjawab, “Malaysia boleh menang!!”. Hal ini memang terlihat wajar, mengingat kedua negara memiliki kemampuan dari segi militer yang mereka anggap masing-masing cukup mumpuni. Lalu bagaimana sebenarnya kekuatan dari segi militer yang dimiliki oleh kedua negara ini, dilihat dari faktor peralatan perang, maupun faktor-faktor lainnya, Indonesia unggul-kah? Atau justru Malaysia??

Gambar

            Dari gambaran infographic di atas, kita dapat melihat, bahwa kekuatan militer Indonesia memang lebih kuat dibandingkan dengan Malaysia. Dalam peringkat, seperti yang dilansir oleh situs www.globalfirepower.com, Indonesia menempati peringkat ke-19 dari 106 negara dengan kekuatan militernya. Sementara Malaysia hanya menempati peringkat ke-38 dari 106 negara. Secara ­head-to-head, dalam berbagai aspek, Indonesia unggul jauh dari Malaysia. Dalam populasi penduduk, Indonesia memiliki populasi yang jauh lebih banyak dan hampir 10x lipatnya dari populasi penduduk Malaysia. Populasi penduduk Indonesia mencapai 251.160.124 jiwa, sedangkan Malaysia hanya 29.628.392 jiwa.

               Dalam hal persenjataan militer, Indonesia juga unggul dalam beberapa hal-hal tersebut seperti yang tersaji dalam infograph. Personil militer aktif yang Indonesia miliki adalah sekitar 476.000 personel, Malaysia 110.000 personel. Kemudian helikopter yang dimiliki Indonesia mencapai 149 unit, Malaysia hanya 84 unit. Untuk pesawat terbang, Indonesia juga tetap unggul dengan memiliki unit sebanyak 381 unit, sementara Malaysia 224 unit. Lalu untuk persenjataan meriam, Malaysia memiliki meriam ini hanya sekitar 20 unit, sedangkan Indonesia memiliki hampir 5x lebih banyak, yaitu 94 unit. Pada bagian tank, Indonesia juga unggul, yaitu memiliki 374 unit tank, daripada Malaysia yang hanya memiliki 74 unit tank. Terlepas dari persenjataan militer yang dimiliki oleh kedua negara, dalam hal anggaran untuk pertahanan, Indonesia juga memiliki anggaran pertahanan tahunan yang sedikit lebih banyak dari Malaysia, Indonesia memiliki anggaran sebesar US$ 6.900.000.000, sementara Malaysia US$ 4.700.000.000.

           Seperti yang kita ulas di atas sebelumnya, kita lihat bahwa kekuatan militer Indonesia memang lebih kuat dibandingkan de-ngan Malaysia, jadi kalau berperang satu lawan satu, kemungkinan Indonesia menang 90%. Tetapi sebenarnya tidak demikian, kita harus ketahui, Malaysia adalah anggota aliansi Five Power Defence Arrangements (FPDA) bersama dengan Singapura, Selandia Baru, Australia, dan Inggris. Jika indonesia berperang melawan salah satu negara ini, berarti negara yang lainnya akan ikut membantu. Ancaman yang lebih besar lagi dari Inggris yang merupakan anggota pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang juga punya klausul sama. Jadi, jangan menganggap remeh Malaysia, walaupun dari segi militer mereka kalah jauh dengan militer Indonesia, karena mereka mempunyai backingan (sekutu) yang jauh lebih kuat dari kita.

             Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, kita bisa simpulkan bahwa secara jumlah dan kualitas Malaysia jauh unggul dari Indonesia. Faktor lain yang juga mempengaruhi kemenangan adalah strategi perang. Selain itu juga ada faktor nasib dan keberuntungan, dan yang terkuat adalah kekuatan Tuhan, tak ada yang tidak mungkin. Jadi siapa yang menang? Yaa bisa kalian simpulkan masing-masing laah. Terlepas dari siapa yang menang dan siapa yang kalah, ataupun siapa yang lebih kuat dan siapa yang lemah, masih ada hal yang jauh lebih penting lagi, yaitu DAMAI. Apa sih manfaat perang?? Kalau hanya untuk mendapatkan pujian dari negara lain dan ingin disegani, aah untuk apa rela mengeluarkan banyak biaya serta mengorbankan banyak orang untuk hal-hal yang demikian? Walaupun kedua negara sering bersitegang karena berbagai macam hal, cobalah untuk dapat mengatasinya secara kekeluargaan, baik dari pemerintah yang terlibat langsung, ataupun kita sebagai masyarakat yang harus bisa tetap menjaga hubungan yang harmonis antarnegara serumpun. Masih banyak cara yang dapat kita gunakan untuk menyeslesaikan masalah selain perang kok.

Gambar            Sekedar mengingatkan, janganlah kita mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya memiliki pemikiran yang sempit, cobalah berpikir luas dan pintar. Tulisan ini bukanlah bermaksud untuk memprovokasi, tapi hanya ingin mengingatkan, bahwa sehebat apapun persenjataan ataupun sumberdaya yang suatu negara miliki, masih ada faktor lain yang mempengaruhinya. Selamat siang… 🙂

Iklan

Posted on 5 Juni 2014, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: